SIGAP KB Ujungpangkah Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia: 29 Akseptor MKJP Dilayani Gratis di Puskesmas Ujungpangkah

 


Dalam rangka memperingati World Contraception Day (WCD) — Hari Kontrasepsi Sedunia — Puskesmas Ujungpangkah bersama Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah berhasil melayani 29 akseptor Implan melalui program SIGAP KB, menegaskan komitmen nyata pelayanan KB berkualitas untuk seluruh masyarakat.

📅 September 2026📍 Puskesmas Ujungpangkah, Gresik🌍 World Contraception Day (WCD)🏥 DKBPPPA Kab. Gresik

Dian Koesnani, AMd. Keb

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah — motor penggerak pelayanan KB serentak di  desa wilayah Ujungpangkah. Di bawah koordinasinya, SIGAP KB WCD 2026 berhasil melayani 29 akseptor Implan secara gratis di Puskesmas Ujungpangkah.

Kec. Ujungpangkah · Kab. Gresik · Jawa Timur
29
Akseptor Implan SIGAP KB WCD
4.822
Total KB aktif Sep 2026
820
MKJP aktif Sep 2026
Metode
Implan (MKJP)
Fasilitas
PKM Ujungpangkah
Momentum
World Contraception Day
Biaya
GRATIS

Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik — dalam rangka memperingati World Contraception Day (WCD) — Hari Kontrasepsi Sedunia. Momen global ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya akses kontrasepsi berkualitas bagi setiap pasangan usia subur di seluruh dunia. Di Kecamatan Ujungpangkah, peringatan WCD 2026 tidak hanya berhenti pada seremonial — melainkan diwujudkan menjadi aksi nyata pelayanan KB gratis untuk masyarakat.

Melalui program SIGAP KB (Siap Gratis Pelayanan Keluarga Berencana), Puskesmas Ujungpangkah di bawah koordinasi Dian Koesnani, AMd. Keb selaku Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah, berhasil melayani 29 akseptor Implan secara gratis. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras tim penyuluh KB, kader desa, dan tenaga medis Puskesmas Ujungpangkah yang telah memobilisasi masyarakat dengan penuh dedikasi.

Apa itu World Contraception Day?

World Contraception Day diperingati setiap 26 September sejak tahun 2007, digagas oleh koalisi organisasi kesehatan internasional termasuk WHO, UNFPA, dan berbagai lembaga kesehatan reproduksi global. Tujuannya adalah memastikan setiap individu — terutama perempuan muda — mendapatkan akses informasi dan layanan kontrasepsi yang komprehensif, sehingga setiap kehamilan adalah kehamilan yang direncanakan dan diinginkan.

Tema WCD 2026 menekankan pentingnya pelayanan kontrasepsi yang inklusif, terjangkau, dan tanpa diskriminasi — sejalan dengan semangat SIGAP KB yang memastikan layanan MKJP gratis menjangkau setiap pasangan usia subur di pelosok desa sekalipun.

Capaian Koordinator Penyuluh KB: 29 Akseptor Implan

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah, Dian Koesnani, AMd. Keb, menyampaikan bahwa pencapaian 29 akseptor Implan dalam momentum WCD ini merupakan hasil dari strategi mobilisasi yang terencana dan sinergi yang kuat antar semua lini.

"Hari Kontrasepsi Sedunia adalah momen yang tepat untuk mengingatkan kembali masyarakat bahwa kontrasepsi bukan hanya hak, tetapi juga pilihan cerdas untuk merencanakan keluarga yang bahagia dan sejahtera. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan 29 akseptor yang hadir hari ini. Ini bukan sekadar angka — ini adalah 29 keluarga yang telah membuat keputusan terbaik untuk masa depan mereka."

Dian Koesnani, AMd. KebKoordinator Penyuluh KB Kec. UjungpangkahWCD 2026

Menurutnya, kunci keberhasilan mobilisasi akseptor terletak pada pendekatan personal yang dilakukan penyuluh KB di masing-masing desa — mulai dari konseling door-to-door, koordinasi dengan bidan desa, hingga sosialisasi melalui kelompok pengajian dan PKK. Implan dipilih sebagai fokus karena merupakan MKJP yang paling diminati masyarakat saat ini, dengan tingkat efektivitas tinggi dan prosedur yang relatif singkat.

Data KB Aktif Kecamatan Ujungpangkah — September 2026

Berdasarkan data resmi Tabel 11 DPPKB Kabupaten Gresik, total peserta KB aktif Kecamatan Ujungpangkah pada September 2026 tercatat 4.822 akseptor dari 13 desa/kelurahan.

4.822
Total KB Aktif
584
Implan
3.327
Suntik
523
Pil
192
Tubektomi
44
IUD
Distribusi metode kontrasepsi — September 2026
Suntik
69,0%
Implan
12,1%
Pil
10,8%
Tubektomi
4,0%
IUD
0,9%
Kondom
0,1%
Rincian per desa/kelurahan — September 2026
Desa / KelurahanTotalSuntikPilIUDImplanKndomVskt.Tubek.
Pangkahkulon6043767198612147
Cangaan278179642156011
Ngemboh241151236401119
Sekapuk5303785555624012
Gosari27622220027403
Banyuurip654507580671308
Kebonagung ▲1499430320200
Pangkahwetan ★7915136679442065
Bolo376251493488116
Glatik24014924155713
Karangrejo28621832518904
Ketapanglor2161639235106
Tanjangawan ▼18112622123108
Jumlah Total4.8223.327523445841404192
★ Capaian tertinggi  ·  ▲ Kebonagung: naik vs bulan sebelumnya  ·  ▼ Tanjangawan: terendah, perlu perhatian

Tren Tiga Bulan: April → Juni → September 2026

Perbandingan data tiga periode memberikan gambaran tren perkembangan KB aktif Kecamatan Ujungpangkah secara keseluruhan:

April 2026
5.327
Total KB Aktif
Implan625
IUD69
Tubektomi199
MKJP total899
Juni 2026
5.204
Total KB Aktif
Implan652 +27
IUD77 +8
Tubektomi194 -5
MKJP total929 +30
September 2026 ← terkini
4.822
Total KB Aktif
Implan584 -68
IUD44 -33
Tubektomi192 -2
MKJP total820 -109

Analisis Capaian: Sorotan dan Catatan Strategis

29 akseptor Implan WCD adalah sinyal positif di tengah tren penurunan. Data September menunjukkan penurunan total akseptor aktif menjadi 4.822 dari 5.204 (Juni) dan 5.327 (April). Namun pelayanan SIGAP KB WCD yang berhasil melayani 29 akseptor baru membuktikan bahwa demand terhadap MKJP masih ada dan bisa dimobilisasi dengan strategi pelayanan serentak yang tepat.
Pangkahwetan tetap menjadi desa terkuat dengan 791 akseptor aktif — tertinggi di 13 desa — dan Implan 94 akseptor. Konsistensi capaian Pangkahwetan dari April hingga September mencerminkan soliditas penyuluhan dan kepercayaan masyarakat yang telah terbangun dengan baik.
Kebonagung menunjukkan tanda-tanda perbaikan — dari 141 (April) menjadi 149 akseptor (September), dengan peningkatan Pil dari 26 ke 30 dan IUD dari 0 ke 3. Meski masih terendah secara absolut, tren positif ini perlu didukung dengan intensifikasi pelayanan MKJP di desa ini.
Penurunan IUD perlu mendapat perhatian serius. Dari 77 (Juni) menjadi hanya 44 (September) — turun 33 akseptor atau sekitar 43%. IUD adalah MKJP jangka panjang (10 tahun) dengan efektivitas tertinggi, namun akseptornya paling sedikit dan terus menurun. Diperlukan edukasi dan pelayanan IUD yang lebih intensif ke depan.
Tanjangawan menjadi desa dengan total akseptor terendah (181) di September 2026. Banyuurip dan Gosari juga mencatat 0 akseptor IUD dan Vasektomi. Desa-desa ini memerlukan intervensi penyuluhan yang lebih terstruktur dan jadwal pelayanan MKJP yang lebih sering.
Suntik masih dominan di 69,0% — naik dari 66,3% (Juni). Ini menandakan pergeseran proporsi yang perlu diwaspadai: saat total akseptor turun namun suntik tetap mendominasi, berarti penurunan terjadi lebih banyak di metode MKJP. Upaya konversi akseptor suntik ke MKJP perlu diperkuat melalui program seperti SIGAP KB yang dilaksanakan dalam momentum WCD ini.

Komitmen Ke Depan: Melampaui Momentum

Dian Koesnani, AMd. Keb menegaskan bahwa kegiatan SIGAP KB dalam momentum WCD bukanlah puncak, melainkan titik tolak. Ke depan, Koordinator Penyuluh KB Ujungpangkah berkomitmen untuk meningkatkan frekuensi pelayanan MKJP, terutama memperkuat cakupan IUD dan mendorong desa-desa dengan akseptor rendah agar dapat mengakses layanan KB berkualitas secara merata.

"Hari Kontrasepsi Sedunia mengingatkan kita bahwa pekerjaan ini tidak pernah selesai. Selama masih ada pasangan usia subur yang belum terlayani, belum mengetahui haknya atas kontrasepsi berkualitas, kami akan terus hadir. SIGAP KB bukan sekadar program — ia adalah janji," tutup Dian Koesnani.

Sumber data: Tabel 11 Siga — Jumlah Peserta KB Aktif Kecamatan Ujungpangkah, Bulan September 2026. Koordinator Penyuluh KB: Dian Koesnani, AMd. Keb, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.


0 comments:

Posting Komentar