• Koordinator SPPG Ujungpangkah bergerak cepat menindaklanjuti kendala terkait menu, jadwal distribusi, dan kuota. Kini, kader TPK dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada penerima manfaat MBG 3B.
  • Melalui kegiatan bersama PKM Sekapuk, hasil penimbangan tidak hanya dicatat, tetapi juga ditindaklanjuti dengan edukasi dan tindakan nyata untuk mencegah stunting serta menjaga tumbuh kembang anak tetap optimal.
  • Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak dan remaja untuk belajar nilai, karakter, dan tanggung jawab. Melalui kolaborasi Pattiro Gresik dan Penyuluh KB Ujungpangkah, mari bersama wujudkan keluarga tanpa kekerasan dan remaja yang tumbuh dengan keteladanan.
  • Dalam pertemuan lokakarya mini puskesmas ujungpangkah, penyuluh kb menyampaikan beberapa hal salah satunya adalah sasaran MBG tidak hanya untuk anak sekolah tetapi juga mencangkup 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui dan anak baduta.
  • Orang Tua adalah pelindung pertama yang mengenalkan kasih sayang, kelembutan, dan rasa aman. Mulai dari rumah, kita ciptakan lingkungan tanpa kekerasan agar anak tumbuh percaya diri dan ceria.

Dua Puskesmas Bergerak di Hari Kontrasepsi Sedunia: Total 40 Akseptor Implan Dilayani Gratis di Kecamatan Ujungpangkah

 


Memperingati World Contraception Day (WCD) 2026, Puskesmas Sekapuk menyempurnakan capaian pelayanan KB serentak di Kecamatan Ujungpangkah dengan melayani 11 akseptor Implan — melengkapi 29 akseptor dari Puskesmas Ujungpangkah, sehingga total kecamatan mencapai 40 akseptor Implan MKJP dalam satu momentum peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia.

📅 September 2026📍 PKM Sekapuk & PKM Ujungpangkah, Gresik🌍 World Contraception Day (WCD)🏥 DPPKB Kab. Gresik
🌍 Total Capaian WCD 2026 — Kecamatan Ujungpangkah
40
Akseptor Implan MKJP dilayani GRATIS dalam momentum World Contraception Day 2026
29
PKM Ujungpangkah
akseptor Implan
11
PKM Sekapuk
akseptor Implan

Dian Koesnani, AMd. Keb

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah — motor penggerak pelayanan KB serentak WCD 2026 yang berhasil menggerakkan dua puskesmas sekaligus, mencatatkan total 40 akseptor Implan MKJP dari Kecamatan Ujungpangkah.

Kec. Ujungpangkah · Kab. Gresik · Jawa Timur

Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik — Peringatan World Contraception Day (WCD) — Hari Kontrasepsi Sedunia tahun 2026 menorehkan catatan membanggakan bagi Kecamatan Ujungpangkah. Tidak hanya satu, tetapi dua puskesmas bergerak serentak dalam program SIGAP KB (Siap Gratis Pelayanan Keluarga Berencana) — menjangkau akseptor dari berbagai penjuru kecamatan dengan layanan Implan MKJP secara gratis.

Setelah Puskesmas Ujungpangkah berhasil melayani 29 akseptor Implan, kini Puskesmas Sekapuk turut menyumbangkan 11 akseptor Implan dalam momentum yang sama. Dua capaian ini menjadikan total pelayanan MKJP Implan Kecamatan Ujungpangkah dalam rangka WCD 2026 mencapai 40 akseptor — sebuah prestasi yang mencerminkan kekuatan sinergi lintas fasilitas kesehatan di bawah koordinasi yang solid.

Capaian WCD 2026: Dua Puskesmas, Satu Semangat

🏥 Puskesmas Ujungpangkah
29
Akseptor Implan WCD
MetodeImplan (MKJP)

BiayaGRATIS
MomentumWCD 2026
🏥 Puskesmas Sekapuk
11
Akseptor Implan WCD
MetodeImplan (MKJP)

BiayaGRATIS
MomentumWCD 2026
Kontribusi Puskesmas Sekapuk terhadap total WCD kecamatan: 11 dari 40 akseptor atau 27,5% dari total capaian WCD kecamatan disumbangkan oleh Puskesmas Sekapuk. Capaian ini sangat strategis karena menjangkau wilayah kerja selatan kecamatan — Sekapuk, Gosari, Cangaan, Kebonagung, dan Glatik — yang secara geografis berbeda dengan jangkauan Puskesmas Ujungpangkah.

Peran Koordinator: Dian Koesnani, AMd. Keb

"Keberhasilan dua puskesmas melayani total 40 akseptor Implan di Hari Kontrasepsi Sedunia ini adalah kebanggaan kami bersama. Ini membuktikan bahwa dengan koordinasi yang baik antara penyuluh KB, tenaga medis, dan kader desa, tidak ada target yang tidak bisa dicapai. Kami berterima kasih kepada seluruh tim Puskesmas Sekapuk yang telah menjadi mitra sejati dalam mewujudkan pelayanan KB berkualitas untuk masyarakat Ujungpangkah."

Dian Koesnani, AMd. KebKoordinator Penyuluh KB Kec. UjungpangkahWCD 2026

Menurut Dian Koesnani, pelibatan dua puskesmas dalam pelayanan WCD adalah strategi penting untuk memastikan jangkauan yang lebih merata. Wilayah Kecamatan Ujungpangkah yang luas dengan 13 desa membutuhkan lebih dari satu titik pelayanan agar setiap pasangan usia subur bisa mengakses layanan MKJP tanpa harus menempuh jarak jauh.

Koordinasi antar puskesmas juga memungkinkan pembagian tugas yang efisien: Puskesmas Ujungpangkah fokus pada wilayah utara dan tengah kecamatan, sementara Puskesmas Sekapuk menjangkau wilayah selatan. Hasilnya: tidak ada desa yang tertinggal dari pelayanan WCD 2026.

Data KB Aktif Kecamatan Ujungpangkah — September 2026

Berdasarkan Tabel 11 DPPKB Kabupaten Gresik, total peserta KB aktif Kecamatan Ujungpangkah pada September 2026 tercatat 4.822 akseptor dari 13 desa, dengan MKJP total 820 akseptor (17,0%).

4.822
Total KB Aktif
584
Implan
3.327
Suntik
523
Pil
192
Tubektomi
44
IUD
Distribusi metode kontrasepsi — September 2026
Suntik
69,0%
Implan
12,1%
Pil
10,8%
Tubektomi
4,0%
IUD
0,9%
Kondom
0,1%
Rincian per desa/kelurahan — September 2026
Desa / KelurahanTotalSuntikPilIUDImplanKndomVskt.Tubek.PKM
Pangkahkulon6043767198612147UPK
Cangaan278179642156011SKP
Ngemboh241151236401119UPK
Sekapuk5303785555624012SKP
Gosari27622220027403SKP
Banyuurip654507580671308UPK
Kebonagung1499430320200SKP
Pangkahwetan ★7915136679442065UPK
Bolo376251493488116UPK
Glatik24014924155713SKP
Karangrejo28621832518904UPK
Ketapanglor2161639235106UPK
Tanjangawan ▼18112622123108UPK
Jumlah Total4.8223.327523445841404192
★ Tertinggi  ·  ▼ Tanjangawan: terendah  ·  UPK = Puskesmas Ujungpangkah  ·  SKP = Puskesmas Sekapuk

Tren Tiga Bulan: April → Juni → September 2026

April 2026
5.327
Total KB Aktif
Implan625
IUD69
Tubektomi199
MKJP total899
Juni 2026
5.204
Total KB Aktif
Implan652 +27
IUD77 +8
Tubektomi194 -5
MKJP total929 +30
September 2026 ← terkini
4.822
Total KB Aktif
Implan584 -68
IUD44 -33
Tubektomi192 -2
MKJP total820 -109

Analisis Capaian: Sorotan Strategis

40 akseptor Implan WCD dari dua puskesmas adalah capaian terbaik kecamatan sepanjang 2026. Dibandingkan SIGAP KB sebelumnya — 24 akseptor MKJP (IBI ke-75, April), 32 akseptor PKM Ujungpangkah + 3 PKM Sekapuk (HARGANAS, Juni) — total 40 akseptor WCD September ini adalah yang tertinggi, mencerminkan semakin matangnya kapasitas mobilisasi dan pelayanan.
Puskesmas Sekapuk memperluas jangkauan secara strategis. Wilayah kerja SKP mencakup 5 desa (Cangaan, Sekapuk, Gosari, Kebonagung, Glatik) yang memiliki total implan aktif hanya 173 dari 584 kecamatan (29,6%). Kehadiran 11 akseptor baru WCD di wilayah ini sangat strategis untuk mendorong MKJP di desa-desa dengan capaian implan masih rendah seperti Cangaan (15) dan Kebonagung (20).
Pangkahwetan tetap menjadi tulang punggung. Dengan 791 akseptor aktif dan implan 94 — tertinggi di 13 desa — Pangkahwetan kembali membuktikan konsistensinya. Wilayah ini berada di bawah layanan PKM Ujungpangkah dan menjadi basis utama capaian kecamatan.
Penurunan MKJP total perlu diwaspadai bersama. Dari 929 (Juni) menjadi 820 (September), MKJP turun 109 akseptor atau 11,7%. Meski 40 akseptor WCD membantu menahan laju penurunan, trend ini perlu dijawab dengan frekuensi pelayanan MKJP yang lebih tinggi di bulan-bulan berikutnya, terutama untuk IUD yang turun drastis (77 → 44).
Gosari dan Banyuurip: 0 akseptor IUD — alarm merah. Dua desa ini tidak memiliki satu pun akseptor IUD aktif di September 2026. Padahal IUD adalah MKJP dengan efektivitas tertinggi dan masa proteksi terlama (hingga 10 tahun). Diperlukan pelayanan IUD yang ditargetkan khusus untuk kedua desa ini.
Kolaborasi dua puskesmas terbukti lebih efektif. Dibanding pelayanan satu puskesmas, kolaborasi PKM Ujungpangkah dan PKM Sekapuk dalam WCD menghasilkan total 40 akseptor — lebih tinggi dari capaian tertinggi satu puskesmas mana pun sebelumnya. Model ini layak dijadikan standar untuk setiap pelayanan KB serentak ke depan.

Komitmen: WCD Bukan Akhir, Tapi Awal

Dian Koesnani, AMd. Keb menegaskan bahwa momen World Contraception Day adalah pengingat tahunan bahwa perjuangan mewujudkan akses kontrasepsi berkualitas untuk semua adalah perjalanan panjang yang tidak pernah selesai. Ke depan, koordinasi antara PKM Ujungpangkah dan PKM Sekapuk akan terus diperkuat, jadwal pelayanan MKJP akan diperbanyak, dan fokus khusus akan diberikan pada desa-desa dengan capaian akseptor yang masih rendah.

"40 akseptor hari ini adalah 40 keluarga yang telah memilih masa depan yang lebih terencana. Dan 40 keluarga ini adalah motivasi kami untuk terus bekerja — hingga setiap pasangan usia subur di 13 desa Ujungpangkah mendapatkan pelayanan KB terbaik yang layak mereka dapatkan," tutup Dian Koesnani.

Sumber data: Tabel 11 Siga  — Jumlah Peserta KB Aktif Kec. Ujungpangkah, September 2026. Koordinator Penyuluh KB: Dian Koesnani, AMd. Keb. Total WCD 2026: 29 akseptor (PKM Ujungpangkah) + 11 akseptor (PKM Sekapuk) = 40 akseptor Implan.

SIGAP KB Ujungpangkah Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia: 29 Akseptor MKJP Dilayani Gratis di Puskesmas Ujungpangkah

 


Dalam rangka memperingati World Contraception Day (WCD) — Hari Kontrasepsi Sedunia — Puskesmas Ujungpangkah bersama Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah berhasil melayani 29 akseptor Implan melalui program SIGAP KB, menegaskan komitmen nyata pelayanan KB berkualitas untuk seluruh masyarakat.

📅 September 2026📍 Puskesmas Ujungpangkah, Gresik🌍 World Contraception Day (WCD)🏥 DKBPPPA Kab. Gresik

Dian Koesnani, AMd. Keb

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah — motor penggerak pelayanan KB serentak di  desa wilayah Ujungpangkah. Di bawah koordinasinya, SIGAP KB WCD 2026 berhasil melayani 29 akseptor Implan secara gratis di Puskesmas Ujungpangkah.

Kec. Ujungpangkah · Kab. Gresik · Jawa Timur
29
Akseptor Implan SIGAP KB WCD
4.822
Total KB aktif Sep 2026
820
MKJP aktif Sep 2026
Metode
Implan (MKJP)
Fasilitas
PKM Ujungpangkah
Momentum
World Contraception Day
Biaya
GRATIS

Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik — dalam rangka memperingati World Contraception Day (WCD) — Hari Kontrasepsi Sedunia. Momen global ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya akses kontrasepsi berkualitas bagi setiap pasangan usia subur di seluruh dunia. Di Kecamatan Ujungpangkah, peringatan WCD 2026 tidak hanya berhenti pada seremonial — melainkan diwujudkan menjadi aksi nyata pelayanan KB gratis untuk masyarakat.

Melalui program SIGAP KB (Siap Gratis Pelayanan Keluarga Berencana), Puskesmas Ujungpangkah di bawah koordinasi Dian Koesnani, AMd. Keb selaku Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah, berhasil melayani 29 akseptor Implan secara gratis. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras tim penyuluh KB, kader desa, dan tenaga medis Puskesmas Ujungpangkah yang telah memobilisasi masyarakat dengan penuh dedikasi.

Apa itu World Contraception Day?

World Contraception Day diperingati setiap 26 September sejak tahun 2007, digagas oleh koalisi organisasi kesehatan internasional termasuk WHO, UNFPA, dan berbagai lembaga kesehatan reproduksi global. Tujuannya adalah memastikan setiap individu — terutama perempuan muda — mendapatkan akses informasi dan layanan kontrasepsi yang komprehensif, sehingga setiap kehamilan adalah kehamilan yang direncanakan dan diinginkan.

Tema WCD 2026 menekankan pentingnya pelayanan kontrasepsi yang inklusif, terjangkau, dan tanpa diskriminasi — sejalan dengan semangat SIGAP KB yang memastikan layanan MKJP gratis menjangkau setiap pasangan usia subur di pelosok desa sekalipun.

Capaian Koordinator Penyuluh KB: 29 Akseptor Implan

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah, Dian Koesnani, AMd. Keb, menyampaikan bahwa pencapaian 29 akseptor Implan dalam momentum WCD ini merupakan hasil dari strategi mobilisasi yang terencana dan sinergi yang kuat antar semua lini.

"Hari Kontrasepsi Sedunia adalah momen yang tepat untuk mengingatkan kembali masyarakat bahwa kontrasepsi bukan hanya hak, tetapi juga pilihan cerdas untuk merencanakan keluarga yang bahagia dan sejahtera. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan 29 akseptor yang hadir hari ini. Ini bukan sekadar angka — ini adalah 29 keluarga yang telah membuat keputusan terbaik untuk masa depan mereka."

Dian Koesnani, AMd. KebKoordinator Penyuluh KB Kec. UjungpangkahWCD 2026

Menurutnya, kunci keberhasilan mobilisasi akseptor terletak pada pendekatan personal yang dilakukan penyuluh KB di masing-masing desa — mulai dari konseling door-to-door, koordinasi dengan bidan desa, hingga sosialisasi melalui kelompok pengajian dan PKK. Implan dipilih sebagai fokus karena merupakan MKJP yang paling diminati masyarakat saat ini, dengan tingkat efektivitas tinggi dan prosedur yang relatif singkat.

Data KB Aktif Kecamatan Ujungpangkah — September 2026

Berdasarkan data resmi Tabel 11 DPPKB Kabupaten Gresik, total peserta KB aktif Kecamatan Ujungpangkah pada September 2026 tercatat 4.822 akseptor dari 13 desa/kelurahan.

4.822
Total KB Aktif
584
Implan
3.327
Suntik
523
Pil
192
Tubektomi
44
IUD
Distribusi metode kontrasepsi — September 2026
Suntik
69,0%
Implan
12,1%
Pil
10,8%
Tubektomi
4,0%
IUD
0,9%
Kondom
0,1%
Rincian per desa/kelurahan — September 2026
Desa / KelurahanTotalSuntikPilIUDImplanKndomVskt.Tubek.
Pangkahkulon6043767198612147
Cangaan278179642156011
Ngemboh241151236401119
Sekapuk5303785555624012
Gosari27622220027403
Banyuurip654507580671308
Kebonagung ▲1499430320200
Pangkahwetan ★7915136679442065
Bolo376251493488116
Glatik24014924155713
Karangrejo28621832518904
Ketapanglor2161639235106
Tanjangawan ▼18112622123108
Jumlah Total4.8223.327523445841404192
★ Capaian tertinggi  ·  ▲ Kebonagung: naik vs bulan sebelumnya  ·  ▼ Tanjangawan: terendah, perlu perhatian

Tren Tiga Bulan: April → Juni → September 2026

Perbandingan data tiga periode memberikan gambaran tren perkembangan KB aktif Kecamatan Ujungpangkah secara keseluruhan:

April 2026
5.327
Total KB Aktif
Implan625
IUD69
Tubektomi199
MKJP total899
Juni 2026
5.204
Total KB Aktif
Implan652 +27
IUD77 +8
Tubektomi194 -5
MKJP total929 +30
September 2026 ← terkini
4.822
Total KB Aktif
Implan584 -68
IUD44 -33
Tubektomi192 -2
MKJP total820 -109

Analisis Capaian: Sorotan dan Catatan Strategis

29 akseptor Implan WCD adalah sinyal positif di tengah tren penurunan. Data September menunjukkan penurunan total akseptor aktif menjadi 4.822 dari 5.204 (Juni) dan 5.327 (April). Namun pelayanan SIGAP KB WCD yang berhasil melayani 29 akseptor baru membuktikan bahwa demand terhadap MKJP masih ada dan bisa dimobilisasi dengan strategi pelayanan serentak yang tepat.
Pangkahwetan tetap menjadi desa terkuat dengan 791 akseptor aktif — tertinggi di 13 desa — dan Implan 94 akseptor. Konsistensi capaian Pangkahwetan dari April hingga September mencerminkan soliditas penyuluhan dan kepercayaan masyarakat yang telah terbangun dengan baik.
Kebonagung menunjukkan tanda-tanda perbaikan — dari 141 (April) menjadi 149 akseptor (September), dengan peningkatan Pil dari 26 ke 30 dan IUD dari 0 ke 3. Meski masih terendah secara absolut, tren positif ini perlu didukung dengan intensifikasi pelayanan MKJP di desa ini.
Penurunan IUD perlu mendapat perhatian serius. Dari 77 (Juni) menjadi hanya 44 (September) — turun 33 akseptor atau sekitar 43%. IUD adalah MKJP jangka panjang (10 tahun) dengan efektivitas tertinggi, namun akseptornya paling sedikit dan terus menurun. Diperlukan edukasi dan pelayanan IUD yang lebih intensif ke depan.
Tanjangawan menjadi desa dengan total akseptor terendah (181) di September 2026. Banyuurip dan Gosari juga mencatat 0 akseptor IUD dan Vasektomi. Desa-desa ini memerlukan intervensi penyuluhan yang lebih terstruktur dan jadwal pelayanan MKJP yang lebih sering.
Suntik masih dominan di 69,0% — naik dari 66,3% (Juni). Ini menandakan pergeseran proporsi yang perlu diwaspadai: saat total akseptor turun namun suntik tetap mendominasi, berarti penurunan terjadi lebih banyak di metode MKJP. Upaya konversi akseptor suntik ke MKJP perlu diperkuat melalui program seperti SIGAP KB yang dilaksanakan dalam momentum WCD ini.

Komitmen Ke Depan: Melampaui Momentum

Dian Koesnani, AMd. Keb menegaskan bahwa kegiatan SIGAP KB dalam momentum WCD bukanlah puncak, melainkan titik tolak. Ke depan, Koordinator Penyuluh KB Ujungpangkah berkomitmen untuk meningkatkan frekuensi pelayanan MKJP, terutama memperkuat cakupan IUD dan mendorong desa-desa dengan akseptor rendah agar dapat mengakses layanan KB berkualitas secara merata.

"Hari Kontrasepsi Sedunia mengingatkan kita bahwa pekerjaan ini tidak pernah selesai. Selama masih ada pasangan usia subur yang belum terlayani, belum mengetahui haknya atas kontrasepsi berkualitas, kami akan terus hadir. SIGAP KB bukan sekadar program — ia adalah janji," tutup Dian Koesnani.

Sumber data: Tabel 11 Siga — Jumlah Peserta KB Aktif Kecamatan Ujungpangkah, Bulan September 2026. Koordinator Penyuluh KB: Dian Koesnani, AMd. Keb, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur.