• Koordinator SPPG Ujungpangkah bergerak cepat menindaklanjuti kendala terkait menu, jadwal distribusi, dan kuota. Kini, kader TPK dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada penerima manfaat MBG 3B.
  • Melalui kegiatan bersama PKM Sekapuk, hasil penimbangan tidak hanya dicatat, tetapi juga ditindaklanjuti dengan edukasi dan tindakan nyata untuk mencegah stunting serta menjaga tumbuh kembang anak tetap optimal.
  • Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak dan remaja untuk belajar nilai, karakter, dan tanggung jawab. Melalui kolaborasi Pattiro Gresik dan Penyuluh KB Ujungpangkah, mari bersama wujudkan keluarga tanpa kekerasan dan remaja yang tumbuh dengan keteladanan.
  • Dalam pertemuan lokakarya mini puskesmas ujungpangkah, penyuluh kb menyampaikan beberapa hal salah satunya adalah sasaran MBG tidak hanya untuk anak sekolah tetapi juga mencangkup 3B yaitu ibu hamil, ibu menyusui dan anak baduta.
  • Orang Tua adalah pelindung pertama yang mengenalkan kasih sayang, kelembutan, dan rasa aman. Mulai dari rumah, kita ciptakan lingkungan tanpa kekerasan agar anak tumbuh percaya diri dan ceria.

Membangun Keluarga Ramah Anak: Desa Ketapanglor Bersama Penyuluh KB Ujungpangkah Wujudkan Pola Asuh Positif dan Perlindungan Anak


Pemerintah Desa Ketapanglor menggandeng Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah dalam kegiatan edukatif yang mengajak orang tua memahami pentingnya pola asuh yang hangat, responsif, dan berpihak pada tumbuh kembang anak secara optimal.

 Desa Ketapanglor, Kec. Ujungpangkah, Gresik Penyuluh KB Kec. Ujungpangkah Pemerintah Desa Ketapanglor

Desa Ketapanglor, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik — Pemerintah Desa Ketapanglor bersama Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Ujungpangkah menggelar kegiatan edukasi bertema Membangun Keluarga Ramah Anak melalui Pola Asuh Positif dan Perlindungan Anak. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas orang tua dan keluarga di Desa Ketapanglor untuk menciptakan lingkungan yang aman, penuh kasih, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kegiatan ini dihadiri oleh para orang tua, kader PKK, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme, mencerminkan kepedulian warga terhadap masa depan anak-anak Desa Ketapanglor.

Mengapa keluarga ramah anak itu penting?

Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama yang membentuk karakter, nilai, dan kepribadian seorang anak. Keluarga yang ramah anak bukan hanya soal menyediakan kebutuhan materi, tetapi juga memastikan anak tumbuh dalam suasana yang penuh rasa aman, dihargai, dan didengar. Dalam kegiatan ini, Penyuluh KB menyampaikan bahwa fondasi keluarga ramah anak dibangun di atas empat pilar utama:

Kasih sayang tanpa syarat

Anak yang merasa dicintai tanpa syarat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, empati, dan mampu menjalin hubungan sehat dengan sesama.

Perlindungan dari kekerasan

Setiap anak berhak tumbuh bebas dari kekerasan fisik, emosional, dan penelantaran dalam bentuk apa pun, baik di rumah maupun di lingkungan sekitar.

Partisipasi dan suara anak

Anak yang diberi ruang untuk berpendapat dan didengar akan berkembang menjadi individu yang bertanggung jawab dan mandiri.

Akses tumbuh kembang optimal

Keluarga ramah anak memastikan anak mendapat akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan stimulasi perkembangan yang sesuai usia.

Pola asuh positif: kunci generasi berkualitas

Salah satu materi utama yang disampaikan Penyuluh KB adalah tentang pola asuh positif — sebuah pendekatan pengasuhan yang mengedepankan komunikasi terbuka, konsistensi, dan disiplin tanpa kekerasan. Berbeda dengan pola asuh otoriter yang bertumpu pada ketakutan, pola asuh positif membangun kepatuhan anak atas dasar pengertian dan kepercayaan.

Apa itu pola asuh positif? Pola asuh positif adalah pendekatan pengasuhan yang menghargai anak sebagai individu dengan perasaan, pikiran, dan kebutuhan yang nyata. Orang tua berperan sebagai pemandu yang hangat namun tegas — memberi batasan yang jelas sambil tetap merespons kebutuhan emosional anak dengan penuh empati.
1
Komunikasi yang terbuka dan aktif mendengarkan

Orang tua diajak membangun kebiasaan berbicara dengan anak, bukan hanya memberikan instruksi. Mendengarkan keluhan dan cerita anak adalah bentuk penghargaan yang paling sederhana namun paling bermakna.

2
Disiplin positif tanpa kekerasan

Memberikan konsekuensi logis yang konsisten atas perilaku anak — bukan hukuman fisik atau kata-kata yang merendahkan. Anak belajar bertanggung jawab, bukan sekadar takut.

3
Penguatan positif dan apresiasi

Merayakan pencapaian kecil anak, mengucapkan terima kasih, dan memberi pujian yang spesifik — jauh lebih efektif daripada hanya menegur saat anak salah.

4
Menjadi teladan yang konsisten

Anak belajar lebih banyak dari apa yang dilihatnya daripada apa yang didengarnya. Orang tua yang menunjukkan empati, kejujuran, dan pengendalian diri adalah guru terbaik bagi anak.

5
Membangun kelekatan emosional (bonding)

Waktu berkualitas bersama anak — bermain, bercerita, dan beribadah bersama — memperkuat ikatan emosional yang menjadi fondasi kepercayaan diri anak sepanjang hidupnya.

Perlindungan anak: tanggung jawab bersama

Selain pola asuh positif, Penyuluh KB juga menyampaikan materi mengenai perlindungan anak yang mencakup hak-hak dasar anak, pengenalan bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, serta langkah-langkah pencegahan dan pelaporan.

Hak dasar anak yang wajib dipenuhi keluarga: Hak hidup dan berkembang, hak mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, hak berpartisipasi dalam keputusan yang memengaruhi hidupnya, serta hak mendapat identitas, pendidikan, dan layanan kesehatan yang layak.

Peserta kegiatan diajak untuk memahami bahwa perlindungan anak bukan hanya urusan negara atau lembaga khusus — melainkan tanggung jawab seluruh anggota keluarga dan masyarakat. Orang tua adalah garda pertama yang dapat mengenali tanda-tanda anak dalam bahaya dan mengambil tindakan yang tepat.

Waspadai tanda-tanda anak membutuhkan perlindungan: Perubahan perilaku mendadak, menarik diri dari lingkungan sosial, takut kepada orang dewasa tertentu, luka fisik yang tidak wajar, penurunan prestasi belajar, atau enggan berbicara tentang pengalaman di luar rumah adalah sinyal penting yang tidak boleh diabaikan.

Peran Penyuluh KB: melampaui program Keluarga Berencana

Kehadiran Penyuluh KB dalam kegiatan ini menegaskan bahwa peran penyuluh tidak terbatas pada pelayanan kontrasepsi semata. Penyuluh KB adalah mitra keluarga dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas — dalam arti yang seluas-luasnya.

"

Tugas kami adalah mendampingi keluarga secara menyeluruh — dari perencanaan kelahiran hingga memastikan anak-anak yang lahir tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan penuh kasih. Keluarga Ramah Anak bukan cita-cita yang jauh — ia dimulai dari keputusan kecil setiap hari di dalam rumah kita masing-masing.

— Dian Koesnani, AM.d Keb., Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah

Kolaborasi lintas pihak: kekuatan di balik kegiatan

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang bersatu untuk satu tujuan: anak-anak Desa Ketapanglor yang terlindungi, sehat, dan bahagia.

Pemerintah Desa Ketapanglor
Penyuluh KB Kec. Ujungpangkah
Kader PKK Desa Ketapanglor
Tokoh masyarakat dan agama

Harapan dan tindak lanjut

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada satu pertemuan saja. Pemerintah Desa Ketapanglor bersama Penyuluh KB Ujungpangkah berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi-edukasi serupa secara berkala, dengan menyentuh lebih banyak keluarga di desa. Para kader PKK yang hadir juga diharapkan menjadi perpanjangan tangan — menyebarkan pemahaman tentang pola asuh positif dan perlindungan anak kepada tetangga dan keluarga di sekitar mereka.

Desa Ketapanglor menuju Desa Layak Anak: Kegiatan ini merupakan salah satu langkah awal dalam perjalanan Desa Ketapanglor menuju predikat Desa Layak Anak — sebuah pengakuan bahwa desa telah memenuhi hak-hak dasar anak dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

Semua anak berhak tumbuh dalam keluarga yang ramah, hangat, dan melindungi. Dan semua orang tua, dengan dukungan yang tepat, mampu mewujudkan itu. Bersama Pemerintah Desa Ketapanglor dan Penyuluh KB Ujungpangkah, satu langkah nyata telah diambil hari ini untuk masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus Desa Ketapanglor.

Informasi kegiatan: Diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Ketapanglor bersama Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Untuk informasi lebih lanjut tentang program Keluarga Berencana dan pemberdayaan keluarga, hubungi Penyuluh KB setempat atau kantor DPPKB Kabupaten Gresik.

Dua Puskesmas Bergerak Serentak: Semarak HARGANAS ke-33, SIGAP KB Ujungpangkah Layani 35 Akseptor Implant

 


Pada 23–24 Juni 2026, Puskesmas Ujungpangkah dan Puskesmas Sekapuk bahu-membahu melayani akseptor KB MKJP secara gratis — mencatatkan total 35 akseptor Implan sebagai kontribusi nyata bagi Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026.

 23–24 Juni 2026 Kec. Ujungpangkah, GresikPKM Ujungpangkah & PKM Sekapuk Balai Penyuluhan KB Ujungpangkah
Puskesmas Ujungpangkah
23 Juni 2026 — KB Serentak HARGANAS
32
akseptor Implan dilayani
Total PB bulan ini32
Dominan metodeImplan (17x)
Wilayah utamaPangkahwetan, Pangkahkulon
Ganti cara3 akseptor
Puskesmas Sekapuk
24 Juni 2026 — KB Serentak HARGANAS
3
akseptor Implan dilayani
Total PB bulan ini27
Dominan metodeSuntik (18x) + Implan (4x)
Wilayah utamaCangaan, Gosari, Sekapuk
Ganti cara1 akseptor

Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik — Semangat Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 benar-benar terasa di Kecamatan Ujungpangkah. Pada 23 dan 24 Juni 2026, dua puskesmas wilayah — Puskesmas Ujungpangkah dan Puskesmas Sekapuk — bersama-sama melaksanakan Pelayanan KB Serentak dalam program SIGAP KB (Siap Gratis Pelayanan Keluarga Berencana). Hasilnya luar biasa: 35 akseptor Implan berhasil dilayani secara gratis pada dua hari tersebut.

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi intensif antara penyuluh KB, kader desa, bidan, dan seluruh tenaga medis di kedua puskesmas. Mobilisasi akseptor dilakukan secara door-to-door dan melalui kelompok-kelompok masyarakat jauh sebelum hari pelayanan.

Dua hari penuh semangat

23/6
Senin, 23 Juni 2026
Puskesmas Ujungpangkah — puncak pelayanan implan
32 akseptor baru dilayani dalam satu hari, didominasi wilayah Pangkahwetan dan Pangkahkulon. Akseptor datang dari berbagai desa dalam kecamatan. Metode Implan menjadi pilihan utama, dengan kondom dan suntikan sebagai pendamping. Sebanyak 3 akseptor tercatat ganti cara ke Implan.
24/6
Selasa, 24 Juni 2026
Puskesmas Sekapuk — pelayanan Kebonagung & Glatik
Pelayanan menjangkau akseptor dari desa Kebonagung dan Glatik. Dari data R1, tercatat entri pada tanggal 23 Juni, dengan Implan sebagai MKJP yang disasar di antara dominasi suntik— menuntaskan 3 akseptor Implan Puskesmas Sekapuk.
Wilayah cakupan Puskesmas Ujungpangkah — 23–24 Juni: Pangkahwetan (terbanyak, 30+ entri), Pangkahkulon, Banyuurip, Ngemboh, dan Karangrejo. Ini selaras dengan data Tabel 11 di mana Pangkahwetan tercatat sebagai desa dengan akseptor aktif tertinggi (794).
Wilayah cakupan Puskesmas Sekapuk — 23–24 Juni: Cangaan (terbanyak,14 entri), Gosari , Sekapuk, Kebonagung, dan Glatik. Kombinasi ini mencerminkan wilayah kerja Puskesmas Sekapuk yang meliputi desa-desa bagian selatan kecamatan.

Data KB aktif Kecamatan Ujungpangkah — Juni 2026

Berdasarkan Tabel 11 New Siga Kemendukbangga/BKKBN, total peserta KB aktif Kecamatan Ujungpangkah pada Juni 2026 sebesar 5.204 akseptor dari 13 desa/kelurahan.

5.204
Total KB aktif
652
Implan
3.451
Suntik
77
IUD
194
Tubektomi
Distribusi metode — Juni 2026
Suntik
66,3%
Pil
12,7%
Implan
12,5%
Tubektomi
3,7%
IUD
1,5%
Kondom
0,1%
Rincian per desa/kelurahan — Juni 2026
DesaTotalSuntikPilIUDImplanKndomVskt.Tubek.PKM
Pangkahkulon661393891410014148UPK
Cangaan295178705234013SKP
Ngemboh272182298321128UPK
Sekapuk5964415765426111SKP
Gosari31824628627605SKP
Banyuurip699494984771609UPK
Kebonagung1419426119100SKP
Pangkahwetan 794462901511443066UPK
Bolo417274595569113UPK
Glatik26714641166814SKP
Karangrejo29121732721904UPK
Ketapanglor24417615340406UPK
Tanjangawan20914828223107UPK
Jumlah total5.2043.451662776521526194
Tertinggi  ·  UPK = Puskesmas Ujungpangkah  ·  SKP = Puskesmas Sekapuk

sorotan penting

35 implan dalam dua hari adalah capaian luar biasa. Puskesmas Ujungpangkah menyumbang 32 akseptor dan Puskesmas Sekapuk 3 akseptor — total ini merupakan hasil mobilisasi masif yang terencana dengan baik. Implan kecamatan bulan Juni mencapai 652, naik signifikan dari 625 pada April 2026.
Puskesmas Sekapuk menjangkau wilayah berbeda secara efisien. Fokus pada Cangaan dan Gosari — dua desa dengan capaian Implan yang masih relatif rendah (23 dan 27) — menunjukkan strategi tepat sasaran untuk mendorong MKJP di wilayah yang masih berpotensi.
3 akseptor ganti cara di Puskesmas Ujungpangkah adalah sinyal positif: akseptor yang sebelumnya menggunakan metode non-MKJP beralih ke Implan. Ini membuktikan efektivitas konseling yang dilakukan penyuluh KB sebelum hari pelayanan.
MKJP total kecamatan mencapai 929 akseptor (17,9%) — meningkat dari 899 (16,9%) pada April. Tren positif ini perlu dipertahankan melalui SIGAP KB berkala, terutama mendorong IUD yang masih rendah (77 akseptor, 1,5%).
Kebonagung tetap jadi prioritas intervensi — 141 akseptor aktif (terendah), 0 akseptor vasektomi, implan baru 19. Meski Puskesmas Sekapuk sudah menjangkau Kebonagung pada 24 Juni (3 akseptor), intensitas penyuluhan perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.

Komitmen bersama menuju keluarga berkualitas

Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat dalam pelayanan SIGAP KB HARGANAS ke-33 ini — dari penyuluh KB, kader desa, bidan, hingga tenaga medis kedua puskesmas. Ke depan, komitmen untuk terus memperluas cakupan MKJP dan meningkatkan kualitas pelayanan KB di seluruh 13 desa tetap menjadi prioritas utama.

"Dua puskesmas bergerak bersama dalam satu momentum HARGANAS ke 33 adalah bukti nyata bahwa kolaborasi adalah kunci. Kami berterima kasih kepada seluruh akseptor yang telah mempercayakan layanan KB kepada kami, dan kepada semua tim yang telah bekerja keras. Selamat Hari Keluarga Nasional ke-33 — keluarga sehat, Indonesia kuat." Ujar Dian Koesnani, A.Md. Keb, Koordinator Penyuluh KB Ujungpangkah

Sumber data: (1) Tabel 11 New Siga Kemendukbangga/BKKBN — KB Aktif Kec. Ujungpangkah, Juni 2026. (2) Register Pelayanan KB R1/KB/20 Puskesmas Ujungpangkah, Juni 2026. (3) Register Pelayanan KB R1/KB/20 Puskesmas Sekapuk, Juni 2026. Kontak: Penyuluh KB Kec. Ujungpangkah, Kab. Gresik, Prov. Jawa Timur.

Sigap KB Kecamatan Ujungpangkah Dukung Pelayanan KB Serentak HARGANAS Ke-33 Tahun 2026

 


SIGAP KB Ujungpangkah Dukung HARGANAS ke-33: 32 Akseptor Implan Berhasil Dilayani

Dalam semangat Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026, Puskesmas Ujungpangkah bersama Penyuluh KB menggelar pelayanan KB serentak SIGAP — melayani 32 akseptor Implan secara gratis sebagai wujud nyata komitmen mewujudkan keluarga berkualitas.

 Juni 2026 Kec. Ujungpangkah, GresikPuskesmas Ujungpangkah DPPKB Kab. Gresik
KB
2026

SIGAP KB — Siap Gratis Pelayanan Keluarga Berencana

Program nasional BKKBN yang menjamin akses layanan KB gratis dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Di momentum HARGANAS ke-33, Kecamatan Ujungpangkah menjadi salah satu simpul pelayanan KB serentak di Kabupaten Gresik.

Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik — Bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026, Kecamatan Ujungpangkah turut ambil bagian dalam pelaksanaan Pelayanan KB Serentak SIGAP KB (Siap Gratis Pelayanan Keluarga Berencana) yang digelar secara nasional. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat membangun keluarga berkualitas terus bergelora di wilayah pesisir utara Kabupaten Gresik ini.

Melalui Puskesmas Ujungpangkah, pelayanan KB serentak kali ini berhasil melayani 32 akseptor Implan — sebuah metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang diberikan secara gratis kepada pasangan usia subur (PUS) yang memenuhi syarat. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara tenaga medis Puskesmas, kader KB, serta peran aktif Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah dalam memobilisasi masyarakat.

Tentang HARGANAS ke-33 dan Makna KB Serentak

Hari Keluarga Nasional diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai momentum nasional untuk memperkuat nilai-nilai keluarga Indonesia. Di usia ke-33, HARGANAS 2026 mengusung semangat membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya. Pelayanan KB serentak yang menyertai peringatan ini adalah wujud konkret dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap keluarga mendapatkan akses layanan kesehatan reproduksi yang layak.

Apa itu Implan (KB Susuk)? Implan adalah alat kontrasepsi berbentuk batang kecil yang disisipkan di bawah kulit lengan atas. Efektif hingga 3–5 tahun tergantung jenis (1 batang atau 2 batang), dengan tingkat keberhasilan lebih dari 99%. Cocok bagi ibu yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi hormonal oral, dan dapat dilepas kapan saja apabila ingin hamil kembali.

Capaian Koordinator Penyuluh KB: 32 Akseptor Implan

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelayanan SIGAP KB dalam momentum HARGANAS ke-33 ini. Dari total 32 akseptor Implan yang berhasil dilayani, seluruhnya merupakan akseptor yang telah mendapatkan konseling KB secara intensif oleh para penyuluh KB di masing-masing desa.

"Capaian 32 akseptor Implan ini adalah buah dari kerja keras bersama — para penyuluh, kader, bidan desa, dan tentu saja kepercayaan masyarakat kepada kami. HARGANAS ke-33 menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, terutama MKJP yang lebih efektif dan efisien bagi keluarga," ungkap Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah.

Strategi mobilisasi akseptor: Penyuluh KB di setiap desa melakukan jemput bola kepada PUS yang belum ber-KB atau masih menggunakan metode non-MKJP. Konseling door-to-door dan sosialisasi melalui kelompok pengajian serta PKK menjadi andalan dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap MKJP, khususnya Implan.

Data Peserta KB Aktif — Juni 2026

Berdasarkan data resmi Tabel 11 DPPKB Kabupaten Gresik, total peserta KB aktif Kecamatan Ujungpangkah pada Juni 2026 tercatat 5.204 akseptor dari 13 desa/kelurahan.

5.204
Total KB Aktif
3.451
Suntik
652
Implan
662
Pil
194
Tubektomi
77
IUD
Distribusi metode kontrasepsi — Juni 2026
Suntik
66,3%
Pil
12,7%
Implan
12,5%
Tubektomi
3,7%
IUD
1,5%
Kondom
0,1%
Rincian per desa/kelurahan — Juni 2026
Desa / KelurahanTotalSuntikPilIUDImplanKondomVasek.Tubek.
Pangkahkulon661393891410014148
Cangaan295178705234013
Ngemboh272182298321128
Sekapuk5964415765426111
Gosari31824628627605
Banyuurip699494984771609
Kebonagung1419426119100
Pangkahwetan 794462901511443066
Bolo417274595569113
Glatik26714641166814
Karangrejo29121732721904
Ketapanglor24417615340406
Tanjangawan20914828223107
Jumlah Total5.2043.451662776521526194
Capaian tertinggi

Perbandingan Capaian: April vs Juni 2026

Dibandingkan data April 2026 (5.327 akseptor aktif), Juni 2026 mencatat total 5.204 akseptor — terdapat penurunan bersih 123 akseptor. Namun capaian Implan justru naik dari 625 menjadi 652, seiring keberhasilan SIGAP KB HARGANAS.

April 2026
5.327
Total KB Aktif
Implan625
IUD69
Tubektomi199
MKJP total899
Juni 2026 (terkini)
5.204
Total KB Aktif
Implan652 +27
IUD77 +8
Tubektomi194 -5
MKJP total929 +30

Analisis Capaian: Sorotan Strategis

Implan meningkat signifikan (+27 akseptor). Dari 625 (April) menjadi 652 (Juni), kenaikan ini langsung berkaitan dengan keberhasilan SIGAP KB HARGANAS yang melayani 32 akseptor Implan. Ini menunjukkan efektivitas strategi pelayanan serentak dalam mendorong MKJP.
Pangkahwetan kembali memimpin dengan 794 akseptor aktif dan implan tertinggi (114). Desa ini konsisten menjadi penggerak utama capaian KB kecamatan, diikuti Banyuurip (699) dan Pangkahkulon (661).
MKJP keseluruhan naik menjadi 929 akseptor (17,9% dari total). Naik dari 899 pada April (16,9%). Tren positif ini perlu dipertahankan melalui kegiatan SIGAP KB berkala dan pendekatan konseling yang lebih intensif di desa-desa dengan capaian rendah.
Kebonagung masih menjadi perhatian — dengan 141 akseptor (terendah), desa ini belum mencatatkan akseptor Vasektomi, dan capaian Implan baru 19. Penyuluhan dan akses layanan perlu diperkuat secara khusus di wilayah ini.

Komitmen Bersama Menuju Keluarga Berkualitas

Keberhasilan SIGAP KB dalam momentum HARGANAS ke-33 di Kecamatan Ujungpangkah bukan sekadar angka — melainkan cerminan dari kerja keras, kepercayaan masyarakat, dan sinergi semua pihak. Koordinator Penyuluh KB Ujungpangkah menegaskan komitmen untuk terus mengakselerasi capaian MKJP di seluruh 13 desa, mengoptimalkan sumber daya yang ada, dan memastikan tidak ada satu pun pasangan usia subur yang luput dari akses pelayanan KB berkualitas.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim penyuluh, kader, bidan, dan petugas Puskesmas Ujungpangkah yang telah bekerja keras mewujudkan pelayanan ini. Selamat Hari Keluarga Nasional ke-33 — keluarga sehat, Indonesia kuat." Ujar Dian Koesnani, AMd. Keb selaku Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah

Sumber data: Tabel 11 New Siga — Jumlah Peserta KB Aktif Kecamatan Ujungpangkah, Bulan Juni 2026. Kontak: Koordinator Penyuluh KB Kec. Ujungpangkah, Kab. Gresik, Prov. Jawa Timur.