Dalam semangat Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026, Puskesmas Ujungpangkah bersama Penyuluh KB menggelar pelayanan KB serentak SIGAP — melayani 32 akseptor Implan secara gratis sebagai wujud nyata komitmen mewujudkan keluarga berkualitas.
Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik — Bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026, Kecamatan Ujungpangkah turut ambil bagian dalam pelaksanaan Pelayanan KB Serentak SIGAP KB (Siap Gratis Pelayanan Keluarga Berencana) yang digelar secara nasional. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat membangun keluarga berkualitas terus bergelora di wilayah pesisir utara Kabupaten Gresik ini.
Melalui Puskesmas Ujungpangkah, pelayanan KB serentak kali ini berhasil melayani 32 akseptor Implan — sebuah metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang diberikan secara gratis kepada pasangan usia subur (PUS) yang memenuhi syarat. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara tenaga medis Puskesmas, kader KB, serta peran aktif Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah dalam memobilisasi masyarakat.
Tentang HARGANAS ke-33 dan Makna KB Serentak
Hari Keluarga Nasional diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai momentum nasional untuk memperkuat nilai-nilai keluarga Indonesia. Di usia ke-33, HARGANAS 2026 mengusung semangat membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya. Pelayanan KB serentak yang menyertai peringatan ini adalah wujud konkret dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap keluarga mendapatkan akses layanan kesehatan reproduksi yang layak.
Apa itu Implan (KB Susuk)? Implan adalah alat kontrasepsi berbentuk batang kecil yang disisipkan di bawah kulit lengan atas. Efektif hingga 3–5 tahun tergantung jenis (1 batang atau 2 batang), dengan tingkat keberhasilan lebih dari 99%. Cocok bagi ibu yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi hormonal oral, dan dapat dilepas kapan saja apabila ingin hamil kembali.
Capaian Koordinator Penyuluh KB: 32 Akseptor Implan
Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelayanan SIGAP KB dalam momentum HARGANAS ke-33 ini. Dari total 32 akseptor Implan yang berhasil dilayani, seluruhnya merupakan akseptor yang telah mendapatkan konseling KB secara intensif oleh para penyuluh KB di masing-masing desa.
"Capaian 32 akseptor Implan ini adalah buah dari kerja keras bersama — para penyuluh, kader, bidan desa, dan tentu saja kepercayaan masyarakat kepada kami. HARGANAS ke-33 menjadi motivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, terutama MKJP yang lebih efektif dan efisien bagi keluarga," ungkap Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah.
Strategi mobilisasi akseptor: Penyuluh KB di setiap desa melakukan jemput bola kepada PUS yang belum ber-KB atau masih menggunakan metode non-MKJP. Konseling door-to-door dan sosialisasi melalui kelompok pengajian serta PKK menjadi andalan dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap MKJP, khususnya Implan.
Data Peserta KB Aktif — Juni 2026
Berdasarkan data resmi Tabel 11 DPPKB Kabupaten Gresik, total peserta KB aktif Kecamatan Ujungpangkah pada Juni 2026 tercatat 5.204 akseptor dari 13 desa/kelurahan.
Distribusi metode kontrasepsi — Juni 2026
Rincian per desa/kelurahan — Juni 2026
| Desa / Kelurahan | Total | Suntik | Pil | IUD | Implan | Kondom | Vasek. | Tubek. |
|---|
| Pangkahkulon | 661 | 393 | 89 | 14 | 100 | 14 | 1 | 48 |
| Cangaan | 295 | 178 | 70 | 5 | 23 | 4 | 0 | 13 |
| Ngemboh | 272 | 182 | 29 | 8 | 32 | 11 | 2 | 8 |
| Sekapuk | 596 | 441 | 57 | 6 | 54 | 26 | 1 | 11 |
| Gosari | 318 | 246 | 28 | 6 | 27 | 6 | 0 | 5 |
| Banyuurip | 699 | 494 | 98 | 4 | 77 | 16 | 0 | 9 |
| Kebonagung | 141 | 94 | 26 | 1 | 19 | 1 | 0 | 0 |
| Pangkahwetan ★ | 794 | 462 | 90 | 15 | 114 | 43 | 0 | 66 |
| Bolo | 417 | 274 | 59 | 5 | 56 | 9 | 1 | 13 |
| Glatik | 267 | 146 | 41 | 1 | 66 | 8 | 1 | 4 |
| Karangrejo | 291 | 217 | 32 | 7 | 21 | 9 | 0 | 4 |
| Ketapanglor | 244 | 176 | 15 | 3 | 40 | 4 | 0 | 6 |
| Tanjangawan | 209 | 148 | 28 | 2 | 23 | 1 | 0 | 7 |
| Jumlah Total | 5.204 | 3.451 | 662 | 77 | 652 | 152 | 6 | 194 |
★ Capaian tertinggi
Perbandingan Capaian: April vs Juni 2026
Dibandingkan data April 2026 (5.327 akseptor aktif), Juni 2026 mencatat total 5.204 akseptor — terdapat penurunan bersih 123 akseptor. Namun capaian Implan justru naik dari 625 menjadi 652, seiring keberhasilan SIGAP KB HARGANAS.
April 2026
5.327
Total KB Aktif
Implan625
IUD69
Tubektomi199
MKJP total899
Juni 2026 (terkini)
5.204
Total KB Aktif
Implan652 +27
IUD77 +8
Tubektomi194 -5
MKJP total929 +30
Analisis Capaian: Sorotan Strategis
Implan meningkat signifikan (+27 akseptor). Dari 625 (April) menjadi 652 (Juni), kenaikan ini langsung berkaitan dengan keberhasilan SIGAP KB HARGANAS yang melayani 32 akseptor Implan. Ini menunjukkan efektivitas strategi pelayanan serentak dalam mendorong MKJP.
Pangkahwetan kembali memimpin dengan 794 akseptor aktif dan implan tertinggi (114). Desa ini konsisten menjadi penggerak utama capaian KB kecamatan, diikuti Banyuurip (699) dan Pangkahkulon (661).
MKJP keseluruhan naik menjadi 929 akseptor (17,9% dari total). Naik dari 899 pada April (16,9%). Tren positif ini perlu dipertahankan melalui kegiatan SIGAP KB berkala dan pendekatan konseling yang lebih intensif di desa-desa dengan capaian rendah.
Kebonagung masih menjadi perhatian — dengan 141 akseptor (terendah), desa ini belum mencatatkan akseptor Vasektomi, dan capaian Implan baru 19. Penyuluhan dan akses layanan perlu diperkuat secara khusus di wilayah ini.
Komitmen Bersama Menuju Keluarga Berkualitas
Keberhasilan SIGAP KB dalam momentum HARGANAS ke-33 di Kecamatan Ujungpangkah bukan sekadar angka — melainkan cerminan dari kerja keras, kepercayaan masyarakat, dan sinergi semua pihak. Koordinator Penyuluh KB Ujungpangkah menegaskan komitmen untuk terus mengakselerasi capaian MKJP di seluruh 13 desa, mengoptimalkan sumber daya yang ada, dan memastikan tidak ada satu pun pasangan usia subur yang luput dari akses pelayanan KB berkualitas.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim penyuluh, kader, bidan, dan petugas Puskesmas Ujungpangkah yang telah bekerja keras mewujudkan pelayanan ini. Selamat Hari Keluarga Nasional ke-33 — keluarga sehat, Indonesia kuat." Ujar Dian Koesnani, AMd. Keb selaku Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ujungpangkah