Cerdas Membaca Status Gizi Anak “Dari Penimbangan ke Tindakan”: Kolaborasi Lini Lapangan Bersama Puskesmas Sekapuk


Ujungpangkah — Upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas tumbuh kembang anak terus diperkuat melalui kegiatan lini lapangan bertajuk “Cerdas Membaca Status Gizi Anak: Dari Penimbangan ke Tindakan” yang dilaksanakan bersama Puskesmas Sekapuk.

Kegiatan ini melibatkan Penyuluh Keluarga Berencana (KB), kader, serta tenaga kesehatan dengan fokus pada peningkatan pemahaman masyarakat dalam membaca dan menindaklanjuti hasil penimbangan status gizi anak. Tidak hanya sebatas pencatatan, hasil penimbangan dijadikan dasar untuk langkah intervensi yang tepat.

Melalui kegiatan bersama Puskesmas Sekapuk ini, hasil penimbangan tidak hanya dicatat, tetapi juga langsung ditindaklanjuti dengan edukasi kepada orang tua serta tindakan nyata guna mencegah stunting dan menjaga tumbuh kembang anak tetap optimal.

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan dalam keterangannya menegaskan pentingnya tindak lanjut dari setiap data yang diperoleh di lapangan.
“Data penimbangan tidak boleh berhenti di angka. Justru dari situlah kita mulai bergerak, memberikan edukasi, pendampingan, dan intervensi yang tepat agar anak-anak kita tumbuh sehat dan terhindar dari stunting,” ujar Dian Koesnani, AMd.Keb

Sementara itu, narasumber dari Pj. Gizi Puskesmas Sekapuk Rifqoh Qurrota A'yun, A.Md.Gz, menyampaikan bahwa pemahaman masyarakat tentang status gizi harus diiringi dengan aksi nyata.
“Orang tua perlu memahami arti dari hasil penimbangan, apakah anak berada pada kondisi normal, berisiko, atau membutuhkan perhatian khusus. Dari situ, kami bersama tim akan memberikan edukasi pola makan, perbaikan asupan gizi, serta pemantauan berkelanjutan agar tumbuh kembang anak tetap optimal,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lini lapangan dan tenaga kesehatan mampu menghadirkan layanan yang lebih responsif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan semangat “Dari Penimbangan ke Tindakan”, diharapkan setiap data yang diperoleh dapat menjadi dasar aksi nyata dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.

0 komentar:

Posting Komentar