Kegiatan ini diikuti oleh para remaja, orang tua, serta kader masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola pengasuhan yang positif dan penuh keteladanan. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak kekerasan dalam keluarga, baik secara fisik maupun verbal, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan suportif bagi tumbuh kembang remaja.
Selain itu, kolaborasi ini juga menekankan bahwa remaja membutuhkan figur teladan dari orang tua dan lingkungan sekitar agar dapat berkembang secara optimal, baik dari segi emosional, sosial, maupun moral.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara lembaga, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang remaja secara optimal.
Semangat “Keluarga Tanpa Kekerasan” menjadi langkah awal dalam mencetak generasi hebat yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berdaya saing.

0 komentar:
Posting Komentar